Satu Ayat Al-Qur'an dan Hadits mengenai Pengharapan pada Manusia

 

v Menjelaskan makna salah satu Ayat Al-Qur’an

Ayat Al-Qur’an yang saya pilih dan akan saya jelaskan maknanya adalah Ayat 8 dari surah Al-Insyirah yang bunyinya :

وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْ

Wa ilaa rabbika far ghab

“dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.”

 

Secara ringkas dalam ayat ini Allah SWT menegaskan agar Nabi Muhammad SAW mengharapkan pahala dari hasil amal perbuatannya, akan tetapi hanya menuntut keridaan Allah semata. Karena Dia-lah sebenarnya yang dituju dalam amal ibadah dan pada-Nyalah tempat merendahkan diri. Tidak dipungkiri bahwa manusia merupakan makhluk yang terkadang lupa dimana dan pada siapa ia menaruh harapannya. Dan ketika seseorang menaruh harapan kepada manusia lain maka secara tidak langsung ia telah melakukan seni kekecewaan paling sederhana namun nyata sakitnya.

 

Sumber : https://kalam.sindonews.com/ayat/8/94/al-insyirah-ayat-8#

 

v Menjelaskan salah satu Hadits

Satu Hadits yang saya pilih adalah Hadits dari Imam Syafi’I yang bunyinya ;

 

“Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan. Supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain DIA. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepadaNYA.” (Imam Syafi’i)

 

Sehebat apapun manusia, ia tetaplah mahkluk yang tidak akan bisa lebih tinggi daripada TuhanNya yang mampu membolak-balikan takdir dan scenario kehidupan. Semua manusia itu sama, lemah dan tidak memiliki kekuatan apabila tidak Allah bantu dalam mengerjakan suatu hal. Untuk itulah saat hati manusia mulai berharap pada selain-Nya maka Allah akan mematahkan hati tersebut, sakit memang namun itulah cara Allah agar manusia tersebut Kembali kejalan yang hanya kepada Allah lah dia berharap. Ada sebuah kalimat yang pernah saya dengar yang berbunyi “Allah sengaja mematahkan hatimu, rencanamu agar mereka tidak menghancurkanmu” karena kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi kedepannya, dan hanya kepada Allah hendaknya kamu berharap dan bertumpu, jadikan Allah satu-satunya maka Inshaallah Allah akan menjadikan nyata doa-doa mu.

 

Sumber : https://pandanganseseorang.wordpress.com/2018/04/07/ketika-allah-timpakan-keatasmu-pedihnya-sebuah-pengharapan/


Komentar